Home / Nusantara / Bincang Santai HPN 2026 JILT, Lalu Badri: “Kita Rilis Dugaan Korupsi Ndak Dimuat, Kadang Udah Dimuat Tiba-Tiba Dihapus!”

Bincang Santai HPN 2026 JILT, Lalu Badri: “Kita Rilis Dugaan Korupsi Ndak Dimuat, Kadang Udah Dimuat Tiba-Tiba Dihapus!”

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Berbagai kritik dan saran membangun untuk kemajuan pers, tersalur dalam acara Bincang Santai Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Jurnalis Independen Lombok Tengah (JILT), Senin 9 Pebruari 2026 di Taman Tonjeng Beru Praya Lombok Tengah.

Acara yang mengundang seluruh Non Goverment Organization (NGO) se-Lombok Tengah dan humas lembaga, istansi dan BUMD serta BUMN tersebut, berlangsung dengan suasana santai dan ceria menggambarkan nuansa keterbukaan dari semua yang hadir.

“Selain sebagai perayaan HPN tahun ini, giat ini sekaligus sebagai ajang silaturrahmi mempererat hubungan dengan mitra dan juga narasumber yang biasa diwawancarai kawan-kawan jurnalis. Ini juga menunjukkan bahwa kami, khsusunya yang tergabung dalam JILT terbuka atas kritik dan saran dari narasumber,” kata Ketua JILT Sading Alkatari.

Demi kemajuan dunia pers yang saat ini semakin kompleks, dengan perubahahan teknologi yang massiv, pers harus tetap dijaga agar tetap berintegritas dan profesional dalam fungsinya sebagai pilar demokrasi ke 4. Dimana acara ini juga disiarkan langsung di Chanal Youtube : Talenta FM.

Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr.HM.Nursiah S.Sos M.Si dalam sambutanya pada acara tersebut menyampaikan, peran strategis media sebagai corong informasi bagi pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.

“Media sangat membantu pemerintah Lombok Tengah. Kami harapkan dengan kemajuan yang ada agar adaptif dan kreatif,” ujarnya.

H. M. Nursiah juga mengapresiasi keterbukaan antara wartawan dan lembaga lain. “Kegiatan ini luar biasa. Setiap kritik, saran, dan pendapat dijadikan untuk melihat kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Ketua Ampes Lalu Subadri ungkap rasa kekecewaan yang pernah dialami terkait dunia pers. Dimana saat pihaknya merilis dugaan korupsi, malah tidak dimuat oleh kawan-kawan jurnalis. Ada yang menaikkan, malah kadang tiba-tiba dihapus.

Untuk itu, dirinya pada moment HPN tersebut, mengkritik keras atas sikap-sikap yang dinilainya kurang profesional tersebut.

“Beritakan saja walau pahit. Saya kritik wartawan agar investigasi dulu sebelum tayang. Saya penikmat berita. Kadang saya rilis berita dugaan korupsi ndak berani dimuat, kadang belum dibaca sudah dihapus,” tegasnya.

Ketua Sasaka Nusantara Lalu Ibnu Hajar berharap pers mendukung kegiatan berbasis kebenaran sesuai visi misi jurnalisme. Pelaku wisata Samsul Bahri meminta media menyaring berita negatif yang bisa merusak citra pariwisata Lombok Tengah.

Ajakan Kolaborasi LSM dan Pers
Ketua Deklarasi Agus menyerukan wartawan dan LSM bergandeng tangan mengawal program pemerintah serta menyuarakan kepentingan publik.

“Jangan pernah takut memberitakan hal-hal yang merugikan rakyat, kepentingan umum, terlebih yang merugikan negara,” pungkasnya.

 

About Redaksi

Check Also

Teknologi Jadi Kunci Kebangkitan Pertanian, Gubernur Dorong NTB Kembali Jadi Lumbung Pangan Dunia

Mataram, 10 Februari 2026 — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa teknologi …

Jelang Ramadan, Gubernur NTB Tegaskan Intervensi Pasar

Mataram, (POSTLOMBOK.COM) — Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke …

Pemprov NTB Bergerak Cepat Tangani Jalan Rusak Praya–Keruak, Aktivis Sosial Apresiasi Respons Pemerintah

Lombok Tengah, (POSTLOMBOK.COM)  — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *