
Mandalika (POSTLOMBOK.COM) – Sejumlah kejanggalan dan keanehan pada mayat yang ditemukan di Kawasan Pantai Aan Mandalika, yang masuk wilayah Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah NTB, Minggu 29 Maret 2026 menjadi tanda tanya publik.
Pasalnya, pada mayat laki-laki yang tergantung di sebuah pohon di pinggir jurang sebuah bukit bernama Gunung Pedau Dusun Ebangah Desa Sengkol tersebut, terdapat sebuah benda mirip amunisi yang dibawa dengan semacam tas warna merah.
Selain itu, kaki mayat pria tersebut, walau tubuhnya dalam posisi terikat dan tergantung di pohon, namun kakinya masih menyentuh tanah. Hal tersebut, tidak wajar pada kasus bunuh diri pada unumnya.
Namun demikian, dari hasil olah TKP Tim INAFIS polsek Sengkol, kematian pria tersebut untuk sementara masih diduga akibat gantung diri.
“TKP penemuan mayat itu di sebuah perbukitan di atas sebuah kafe,” kata Kapolsek Pujut IPTU M. Muhtar, S.H. Selasa 31 Maret 2026 dalam rilisnya.
Dijelaskan Muhtar, pihaknya menerima informasi dari warga sekitar pukul 07.00 WITA terkait adanya penemuan mayat laki-laki yang tergantung di bawah pohon tersebut.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek bersama anggota SPKT Polsek Pujut langsung bergerak menuju lokasi kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan awal.
“Setibanya di lokasi, anggota langsung mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan tim INAFIS Polres Lombok Tengah guna melakukan olah TKP secara menyeluruh,” ungkap Kapolsek.
Belakangan, korban diketahui inisial M, warga Desa Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Polsek dibantu Polres Lombok Tengah dengan langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari warga sekitar, serta menghubungi pihak puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut terhadap korban.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Sementara itu, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Polsek Pujut mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang serta tidak berspekulasi terkait kejadian tersebut, dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian.
Sementara itu, terkait dengan adanya sejumlah kejanggalan dan keanehan tersebut, Kasi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Yuda dikonfirmasi via WA menyampaikan kalau jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Mataram.
“Nggih , jadi jenazah sudah di RS Bhayangkara, kita menunggu hasil Outupsinya pak sading,” kata Kasi Humas.
POSTLOMBOK.COM sepakat dengan berita baik