Home / Kasus / Seorang Konsultan Laporkan Salah Satu Mitra Dapur MBG di Lombok Tengah ke Polisi

Seorang Konsultan Laporkan Salah Satu Mitra Dapur MBG di Lombok Tengah ke Polisi

Ilustrasi

Lombok Tengah (POSTLOMBOK COM) – Seorang konsultan, melaporkan salah satu mitra Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

Peristiwa tersebut, berawal ketika pada sekitar bulan Agustus 2025 lalu, seorang anggota DPRD Loteng berinisial WH bersama dengan seorang wanita inisial R mendatangi pihak Konsultan Management di Jonggat bernama Handika Rahmatullah.

Kedatangan WH dan R tersebut, meminta pertolongan pihak Konsultan Managemen untuk dibantu agar bisa memiliki Dapur MBG. Dan setelah dijelaskan persyaratan , alur serta melanisme pembuatannya, terjadilah sebuah kesepakatan antara konsultan Managemen dengan WH dan R.

“Pada pertemuan itu, secara sistem yang naik namanya menjadi mitra adalah ipar dari R sendiri inisial TSH yang merupakan anak dari Kepala Desa (Kades) Beleka. Sementara peran WH yang merupakan oknum anggota dewan ini adalah sebagai donatur atau pemilik modal,” ungkap Handika Rahmatullah, Sabtu 4 April 2026 kepada wartawan.

Management Konsultan dengan pihak mitra Dapur MBG juga membuat perjanjian dimana pihak mitra siap memberikan kontribusi kepada konsultan manajemen sebesar 250 rupiah/ ompreng yang diambil dari insentif atau sewa dapur.

“Dan perjanjian tersebut sudah dibuat perikatannya di notaris,” jelas Handika, sapaan akrab kosnultan ini.

Namun sampai saat ini, sudah delapan bulan terhitung sejak dapur beroperasi, pihak mitra tersebut belum memberikan kewajibanya sama sekali, sehingga pihak konsultan manajemen melaporkan pihak mitra dengan dugaan penipuan ke Polres Lombok Tengah.

“Kami mohon kepada pihak Polres Lombok Tengah untuk segera menindak lanjuti laporan atau aduan tersebut tanpa pandang bulu, apakah yang terlibat di sini warga masyarakat biasa atau oknum anggota DPRD kabupaten Lombok Tengah,” harap Handika.

Pihaknya lanjut Handika, telah dipanggil beberapa kali oleh pihak Tindak Pidana Umum (Tipidum) Mapolres Lombok Tengah untuk menjalani pemeriksaan sebagai pelapor dalam kasus tersebut. Begitu juga dari pihak Mitra Dapur MBG, serta saksi-saksi yang terlibat seperti WH dan R dari informasi yang diterima dari penyidik telah menjalani pemeriksaan.

Kasi Humas Polres Loteng, IPTU Lalu Brata Yuda dikonfirmasi terkait hal tersebut via WA-nya, hingga berita ini dimuat belum memberikan jawaban.

About Redaksi

Check Also

Pemuda Pancasila Loteng, Terdepan Bela Warga yang Dilaporkan SPPI

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Pemuda Pancasila Lombok Tengah (Loteng), nyataka berada dibarisan terdepan menbela dua …

Ini SPPG di NTB yang Ditutup Sementara Oleh BGN

         

Kejanggalan dan Keanehan Mayat Diduga Gantung Diri di Pantai Aan Mandalika

Mandalika (POSTLOMBOK.COM) – Sejumlah kejanggalan dan keanehan pada mayat yang ditemukan di Kawasan Pantai Aan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *