Home / Nusantara / Galian C Diduga Ilegal Terus Berlanjut, Dengan Dalih Pemerataan Pembangunan

Galian C Diduga Ilegal Terus Berlanjut, Dengan Dalih Pemerataan Pembangunan

Lombok Barat NTB (POSLOMBOK.COM) – Aktivitas Galian C di wilayah Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, menuai kontroversi. Pasalnya, aktivitas pertambangan ini patut diduga ilegal karena tidak mengantongi izin resmi. Namun, yang lebih mengejutkan, kegiatan ini tetap berlangsung dengan dalih pembukaan jalan dan penataan lahan untuk pembangunan

Ketua Kasta NTB DPC lembar Mus,ab yang juga salah seorang warga Lembar, angkat bicara dan menyoroti persoalan ini dengan tegas.

“Terlalu banyak cara untuk membuat sesuatu seolah-olah sesuai aturan, meskipun bertentangan dengan hukum. Kita melihat dalih pembukaan jalan dan penataan lahan untuk pondok dijadikan alasan untuk menjalankan aktivitas Galian C di Lembar Selatan kecamatan Lembar Namun, faktanya, aktivitas ini diduga kuat ilegal dan sudah menimbulkan dampak yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Mus’ab menambahkan bahwa dampak dari aktivitas tambang ini mulai terlihat di jalan raya, yang kini mengalami kerusakan dan membahayakan pengguna jalan lain. Selain itu, dampak lingkungan dan ekologi juga menjadi ancaman serius bagi masyarakat sekitar.

“Kerusakan jalan, pencemaran lingkungan, dan ancaman terhadap ekosistem adalah masalah serius yang harus segera ditindaklanjuti. Pertanyaannya, di mana peran para pemangku kebijakan? Apakah mereka benar-benar tidak tahu, atau justru membiarkan aktivitas ini terus berjalan? Jika dampaknya semakin luas, siapa yang akan bertanggung jawab?” ujar Mus’ab dengan nada penuh kritik.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan dan menindak tegas aktivitas Galian C yang diduga ilegal ini sebelum dampaknya semakin merugikan banyak pihak. Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai tudingan ini. Apakah ini tanda pembiaran?

Kasus ini masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat, dan publik menunggu jawaban dari pihak berwenang.

About Tim Postlombok

Check Also

Khawatir Kuota Diberikan ke Pengusaha Kaya, APKLI Loteng Cuma Dikasi 1 Lapak di Event MotoGP 2026

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Khawatir kuota diberikan ke pengusaha kaya, Asosiasi Pedagang dan Kaki Lima …

Pasca Virall Laporan BBC, Sejumlah Wali Santri Datangi Ponpes ABW di Lombok

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Pasca laporan investagi BBC, sejumlah wali santri , Senin Malam 21 …

Semen Langka, Kadis Perindag Lalu Setiawan: Kelangkaan Terjadi Tak Hanya di Loteng

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Tanggapi terjadinya kelangkaan Semen di Lombok Tengah (Loteng), Kepala Dinas Perdagangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *