Home / Nusantara / Poltekpar Lombok Yudisium 386 Mahasiswa, IPK Tertinggi Tembus 4,00

Poltekpar Lombok Yudisium 386 Mahasiswa, IPK Tertinggi Tembus 4,00

Lombok Tengah NTB (POSTLOMBOK.COM)  – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok menggelar Yudisium ke-VI Tahun Akademik 2024/2025 selama dua hari, Rabu-Kamis (30-31 Juli 2025), bertempat di Ruang Amphitheater Gedung Rektorat Lantai 3.

Kegiatan ini menjadi penanda resmi kelulusan mahasiswa dari empat Program Studi, yaitu Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Divisi Kamar (DIK), Tata Hidang (TAH), dan Seni Kuliner (SKU).

Suasana penuh khidmat terasa sejak pagi hari, disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali Muhtasom, M.M., CHCM., CHE, menyampaikan bahwa Yudisium bukanlah akhir dari perjalanan mahasiswa, melainkan awal dari kiprah mereka di dunia profesional.

“Kami percaya bahwa lulusan Poltekpar Lombok tidak hanya siap bekerja, tapi juga siap memimpin, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam membangun pariwisata Indonesia yang kompetitif dan berkarakter,” ujar beliau.

Sebagai bagian dari proses refleksi akademik dan evaluasi mutu lulusan, Politeknik Pariwisata Lombok menyampaikan hasil Exit Study Tahun Akademik 2024/2025 kepada publik. Survei ini melibatkan total 283 responden dari empat program studi vokasi, yakni Usaha Perjalanan Wisata, Divisi Kamar, Tata Hidang, dan Seni Kuliner.

Dari total responden tersebut, tercatat sebanyak 118 lulusan telah bekerja, 17 lulusan melanjutkan pendidikan, 29 memilih jalur wirausaha, dan 119 lainnya masih dalam proses mencari pekerjaan.

Data ini mencerminkan bahwa sebagian besar lulusan telah memasuki dunia kerja atau tengah secara aktif mempersiapkan langkah profesional mereka. Hasil Exit Study ini sekaligus menjadi refleksi atas komitmen Poltekpar Lombok dalam mencetak lulusan yang kompeten, berdaya saing dan siap berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata nasional maupun global.

Dr Ali menyampaikan,momentum yudisium ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap mahasiswa terbaik dari setiap program studi. Mereka menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas bimbingan dan kesempatan yang diberikan selama menempuh studi.

“Kami dibentuk tidak hanya untuk siap kerja, tetapi juga untuk mampu berinovasi dan bersaing secara global dengan tetap membawa nilai-nilai luhur budaya Indonesia,” ungkapnya.

Yudisium kali ini dibagi menjadi dua hari dan dua sesi—pagi dan siang—karena gedung olahraga (GOR) yang biasanya digunakan sedang dipakai untuk kegiatan Festival Olahraga Nasional (Fornas).

“Jadi momentum yudisium tahun ini kita manfaatkan fasilitas yang ada. Sehingga yudisium tahun ini untuk empat program studi kita bagi menjadi dua fase, yakni ada pagi dan siang dan besok (Kamis) juga ada,” ungkap Dr. Ali

Secara keseluruhan, yudisium tahun ini diikuti oleh 284 mahasiswa dari empat program studi. Dr. Ali Muhtasom optimistis para lulusan Poltekpar akan langsung terserap di dunia kerja maupun membuka usaha sendiri.Saat ini 58% lulusan sudah bekerja,

“ Saat ini 58% Lulusan sudah bekerja,.Targetnya 70% pada wisuda pada bulan oktober yang akan datang.Diharapkan,mereka tidak hanya menjadi tenaga profesional yang terampil, tetapi juga agen perubahan yang membawa semangat pembangunan pariwisata yang inklusif, inovatif dan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.Jadi kalau mau kuliah cepat kerja dan berwirausaha, di Poltekpar Lombok saja,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Ida Ayu Yadnya Sari Dewi Utami Pidada, menyebut momen yudisium adalah momen sakral bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses perkuliahan.

“Pada yudisium kali ini untuk Prodi Usaha Perjalanan Pariwisata kita melakukan yudisium kepada 76 mahasiswa dan mahasiswi, yang terdiri dari tiga mahasiswa angkatan 2020 serta 73 mahasiswa angkatan 2021. Dari 76 ini, jumlah yudisiawan sebanyak 37 orang dan yudisiawati sebanyak 39 orang. IPK tertinggi mencapai 4,00, dengan rata-rata IPK 3,33, dan 73 orang lulus tepat waktu,” jelasnya.

Kegiatan yudisium berlangsung khidmat dengan kehadiran civitas akademika dan para perwakilan mahasiswa.

Acara ini menjadi pintu gerbang bagi para lulusan untuk melangkah ke dunia profesional di industri pariwisata yang terus berkembang.

Saaat ini 58% Lulusan sudah bekerja, berwirasuaha, atau akan melanjutkan pendidikan. Targetnya 70% pada wisuda pada bulan oktober yang akan datang.

About Redaksi

Check Also

Soal Tebusan Terduga Pelaku Narkoba di Polres Loteng, AMARAH NTB Berbalik “180 Derajat!” Sudah 86-kah?

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Soal adanya tebusan bagi terduga pelaku narkoba di Polres Lombok Tengah …

Tak Hanya Berbagi, Program Warteg Gratis Alfamart 2026 Dorong Produktivitas 102 Mitra UMKM

  Mataram (POSTLOMBOK.COM) — Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Alfamart kembali menghadirkan program sosial …

Gubernur NTB Komunikasi dengan Dubes RI, Pastikan Warga NTB Terpantau KBRI

Mataram, (POSTLOMBOK.COM)  — Menyikapi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, …

One comment

  1. CreatBot D600 Pro 2 Industrial 3D Printer is a state-of-the-art 3D printing device designed for businesses demanding precision, reliability, and flexibility in 3D printing devices. As part of the D600 series, it incorporates a large build volume, advanced dual extrusion technology, and high-performance features suitable for industrial use and varied materials.

    Overview of the CreatBot D600 Series
    The CreatBot D600 Series and D600 Pro models establish benchmarks for large format 3D printer solutions. With a build volume of 600 ? 600 ? 600 mm, these industrial 3D printers cater to a wide range of industrial 3D printing demands, from big model prototyping to end-use production. The D600 Pro lineup and the latest D600 Pro2 HS introduce further improvements in performance and material compatibility.

    Main Features and Benefits
    Industrial-Grade Large Build Volume

    Build size: 600 ? 600 ? 600 mm
    Ideal for large-scale 3D printer projects and industrial 3D printing
    Supports technical materials and complex prototypes

    Dual Extrusion and High-Heat Printing

    4th generation 1.75mm dual extruders and hotends for multi-material printing
    Right and left extruder design for flexible printing
    Supports high performance 3D materials, including PLA, nylon filament, carbon-fiber, and more
    Maximum extruder temperature: up to 420°C (high-heat)
    Heated build chamber for high-performance applications

    Precision, Speed and Reliability

    Professional 3d print quality with accurate layer resolution
    Advanced motion system for high-speed printing and robust performance
    Consistent print speed up to 120 mm/s
    Reliable operation for continuous industrial use

    Supported Materials and Filaments
    Wide Filament Compatibility

    Works with a broad spectrum of filament: PLA, ABS, PC, PETG, PVA, nylon, carbon fiber, and more
    Designed for technical materials and functional prototyping
    Advanced dual extrusion system enables multi-material and soluble support printing

    Applications: From Prototyping to Production
    The CreatBot D600 Pro 2 and D600 Pro serve a diverse set of applications:

    Rapid prototyping and large scale 3D printing models
    Functional parts for automotive, aerospace, and engineering
    Tooling, jigs, and fixtures for industrial production
    Art, architecture, and creative projects requiring large-scale industrial 3d printing

    Specs

    Model: CreatBot D600 Pro 2, D600 Pro, D600
    Build volume: 600 ? 600 ? 600 mm
    Extruder: Dual extruder, 4th generation 1.75mm dual extruders and hotends
    Max nozzle temperature: 420°C
    Heated bed: up to 100°C
    Filament diameter: 1.75 mm
    Layer height: 0.05 – 0.3 mm
    Supported filament: PLA, ABS, PC, PETG, PVA, nylon, carbon fiber, engineering-grade materials
    Print speed: up to 120 mm/s
    Enclosure: Heated, for improved material properties
    Interface: Touchscreen interface
    Supported file types: STL, OBJ, AMF

    Comparison: D600, D600 Pro, and D600 Pro 2
    Feature Differences

    D600: Entry-level industrial large scale 3d printer for basic applications
    D600 Pro: Enhanced with heated chamber, auto bed leveling, and wider material support
    D600 Pro 2 model (pro version): Adds higher printing speed, improved reliability, and HS (high speed) configuration

    Other CreatBot Models

    CreatBot D1000 HS for even larger build volumes
    CreatBot 3D printer includes industrial and professional 3d printer solutions

    Frequently Asked Questions (FAQ)
    Compatible Materials for CreatBot D600 Pro 2
    The CreatBot D600 Pro 2 is compatible with a wide range of filament including PLA, ABS, PETG, PC, nylon, carbon-fiber, and other engineering-grade materials.

    What is the maximum build volume of the D600 Pro 2?
    The printing volume is 600 ? 600 ? 600 mm, supporting large-scale and industrial 3d printing needs.

    Dual Extruder and High-Temp Support on D600 Pro 2
    Yes, it is equipped with dual extrusion technology and reaches up to 420°C for high-temperature printing.

    Differences Between D600 Pro 2 and D600 Pro
    The Pro Version offers higher printing speed, improved reliability, and the new HS (high speed) option.

    Summary
    The D600 Pro 2 and the CreatBot D600 Pro industrial professional set the benchmark in the industrial 3D printer category. With exceptional build volume, robust dual extruders and hotends, compatibility with technical materials, and high performance across applications, they empower businesses and engineers to achieve new heights in industrial 3D print.

    high performance 3d
    industrial 3d
    high temperature
    creatbot d600 pro 3d printer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *