Home / Apresiasi / Santri MI NW Ketangga Ciptakan Irigasi Tetes dari Botol Bekas

Santri MI NW Ketangga Ciptakan Irigasi Tetes dari Botol Bekas

SUWELA, Lombok Timur (POSTLOMBOK.COM) –  Libur sekolah tak selalu diisi dengan bermain. Hal itu dibuktikan Losida Sangsa Ampurayan, siswa kelas 3 MI NW Ketangga, Kecamatan Suwela, Lombok Timur.

Pada Ahad, 26 April 2026, Losida justru meluangkan waktu liburnya untuk merakit sistem irigasi tetes sederhana bagi tanaman cabai di pot rumahnya.

Berbekal kreativitas, ia memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar. Bahan utama yang digunakan adalah botol plastik bekas minuman, kayu penyangga, dan lak ban.

Botol bekas itu dilubangi kecil di bagian bawah agar air dapat menetes perlahan. Kemudian, botol diikat pada kayu penyangga yang ditancapkan di samping pot tanaman cabai.

Sistem irigasi tetes rakitan Losida ini bekerja efektif. Air dari botol akan menetes sedikit demi sedikit ke media tanam, menjaga kelembapan tanah tanpa membuat tanaman kelebihan air. Cara ini sangat membantu menyiram tanaman saat pemiliknya tidak di rumah atau selama libur sekolah.

Ide sederhana Losida menjadi contoh nyata bahwa inovasi tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan sampah plastik, ia tak hanya merawat tanaman cabainya, tapi juga turut mengurangi limbah rumah tangga.

Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk lebih peduli lingkungan dan kreatif memanfaatkan barang bekas di sekitar rumah.

About Tim Postlombok

Check Also

Semen Langka, Kadis Perindag Lalu Setiawan: Kelangkaan Terjadi Tak Hanya di Loteng

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Tanggapi terjadinya kelangkaan Semen di Lombok Tengah (Loteng), Kepala Dinas Perdagangan …

Warga dan Sejumlah Kontraktor Keluhkan Kelangkaan Semen

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Warga dan sejumlah kontraktor keluhkan kelangkaan semen yang saat ini mulai …

Jamnas APWI IV di NTB Dibuka Ketua Umum, Hadir di Gala Dinner, Wagub Dorong Gagasan Jadi Perubahan

Mataram, 19 September 2026 (POSTLOMBOK.COM)  — Jambore Nasional (Jamnas) Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) ke-4 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *