Lombok Timur_ Sejumlah peternak ayam petelur di Lombok Timur mengeluhkan harga telur yang turun drastis dalam sepekan terakhir. Keluhan datang dari peternak di Dusun Monek, Desa Suela, Kecamatan Suwela.
Amaq Yul, salah satu peternak, mengaku harga jual telur jauh di bawah standar sementara harga pakan justru terus naik.
“Harga telur turun, sementara harga pakan naik,” ujarnya, Kamis 14 Mei 2026.
Keluhan serupa juga datang dari peternak lain, Amaq Eka mengaku merugi karena biaya produksi tidak tertutupi. Mereka menyebut dapur MBG yang biasanya menyerap telur lokal, kini justru mengambil pasokan dari telur kiriman Jawa.
“Telur lokal tidak terserap, sekarang banyak telur dari Jawa” jelas Amaq Eka.
Para peternak berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga dan memprioritaskan penyerapan telur lokal.
POSTLOMBOK.COM sepakat dengan berita baik