
Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Pasca laporan investagi BBC, sejumlah wali santri , Senin Malam 21 September 2026, datang ke Ponpes ABW Desa Bungkate, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, NTB.
Kedatangan para wali santri ini, untuk menarik putrinya yang menuntut ilmu di ponpes tersebut, pasca adanya laporan BBC yang mengupas kejadian di ponpes tersebut.
“Saya hanya khawatir setelah menonton laporan BBC itu, saya mau menarik anak saya,” kata H.Sunardi di temui di area ponpes, sekitar pukul 23.30 Wita.
Putrinya kata H.Sunardi yang warga Desa Bonder ini, sekitar 3 bulan sudah mondok di ponpes yang dikenal sebagai sekolah alam tersebut.
Sekitar 4 orang wali santri lainya, yang berasal dari sejumlah kecamatan yang berbeda, juga menyampaikan alasan yang sama. Mereka datang malam-malam ke Ponpes rata-rata ingin menjemput putrinya.
Pantauan jurnalis, selain sejumlah wali santri, sejumlah warga sekitar juga terlihat berdatangan ke area ponpes.
“Betul, selain wali santri, ada warga sekitar ponpes yang juga berdatangan ke area ponpes. Namun, situasi aman terkendali,” kata Babinkamtibmas, Aipda. Lalu Wira AS yang saat itu juga datang ke area ponpes.
Pihaknya imbuh Lalu Aria, memastikan situasi dan kondisi di ponpes aman pasca adanya laporan BBC terkait pengasuh ponpes tersebut.
Terkait adanya wali santri yang datang, pihaknya menyarankan untuk datang esok hari sehingga bisa ditemui oleh pengasuh.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes ABW inisial TGH.AIS secara terpisah, ditemui di kediamannya yang juga berada di dalam area ponpes, saat diminta pendapatnya atas laporan BBC tersebut hanya menjawab singkat.
“Serah juk sak kuase (Serahkan ke yang maha kuasa ),” katanya.
POSTLOMBOK.COM sepakat dengan berita baik