Home / Apresiasi / Lalu Iqbal Sambangi Jembatan Rusak di Desa Sai, Warga Nantikan Solusi

Lalu Iqbal Sambangi Jembatan Rusak di Desa Sai, Warga Nantikan Solusi

Bima, NTB (POSTLOMBOK.COM)  – Gubernur NTB terpilih, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, meninjau lokasi jembatan yang amblas akibat banjir di Desa Sai, Kecamatan Suramandi, Kabupaten Bima.

Pada kesempatan itu, Lalu Iqbal menyampaikan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur di wilayah tersebut yang dianggapnya memprihatinkan. Menurutnya, kerusakan jalan dan jembatan ini berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, terutama sektor ekonomi yang menjadi tulang punggung warga setempat.

“Kunjungan ini bukan sekadar melihat jalan yang rusak, tetapi menyaksikan dampaknya terhadap ekonomi masyarakat. Kerusakan ini sudah sangat parah. Jalannya sudah tua, dan memang sudah waktunya diperbaiki,” katanya, Minggu (19/01).

Lebih lanjut, Lalu Iqbal menegaskan pentingnya langkah cepat untuk menangani kondisi darurat. Ia menyebutkan perbaikan sementara harus segera dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terhenti sepenuhnya.

“Mungkin nanti bisa kita alokasikan melalui APBD atau dana tanggap darurat. Yang terpenting, akses ekonomi bisa segera pulih. Saya juga berterima kasih kepada pemilik tanah di sekitar yang telah meminjamkan lahannya untuk akses sementara,” tambahnya.

Mantan Dubes RI untuk Turki ini juga menyoroti pentingnya pemeliharaan berkala terhadap infrastruktur. Menurutnya, perencanaan pembangunan yang berkelanjutan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap tahun.

Sebagai gubernur terpilih, Lalu Iqbal menegaskan komitmennya untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinannya.

“Ini adalah langkah awal. Kami akan terus berupaya agar seluruh masyarakat NTB, termasuk di wilayah terpencil, merasakan kehadiran pemerintah,” pungkasnya.

Di sisi lain, warga Desa Sai menyambut baik kedatangan Gubernur NTB terpilih. Nurdin, salah seorang warga, mengaku bangga karena pemimpin yang baru saja terpilih itu mau datang ke wilayah terpencil seperti Desa Sai, yang selama ini jarang mendapat perhatian.

“Ini momen yang sangat berarti bagi kami. Jalan Pantura yang dilewati tadi sudah puluhan tahun belum tersentuh perbaikan secara menyeluruh oleh pemerintah. Kehadiran Pak Iqbal memberi harapan baru,” ujar Nurdin.

Nurdin juga berharap perbaikan jalan Pantura yang telah diajukan dan dianggarkan dapat segera direalisasikan oleh pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Dr. Iqbal. Ia menilai perbaikan ini akan membawa dampak besar bagi kelancaran ekonomi masyarakat di Desa Sai dan sekitarnya.

“Kami sangat berharap janji perbaikan ini tidak hanya jadi wacana. Semoga jalan ini bisa segera diperbaiki dengan tuntas. Kami juga mendoakan Mami Iqbal diberikan umur panjang dan terus memimpin NTB,” tutupnya penuh harapan.

Kunjungan ini turut menjadi perhatian masyarakat luas, terutama karena Dr. Iqbal baru saja dilantik sebagai Gubernur NTB. Kehadirannya di lokasi bencana dinilai sebagai bukti nyata komitmennya untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

About Tim Postlombok

Check Also

Komisi III DPRD KLU Turun Tangan Redam Kisruh Tabungan Siswa SDN 1 Sigar Penjalin, Desak Penyelesaian Elegan Tanpa Korbankan Mental Anak

Lombok Utara,PostLombok.Com – Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Utara akhirnya mengambil sikap tegas menyikapi polemik …

Lombok Utara – Inovasi ramah lingkungan tak lagi berhenti di ruang laboratorium. Bhayangkari Cabang Lombok Utara kini mulai membawa ECOSA 18UU (Ecoenzyme Soap Active) langsung ke tengah masyarakat sebagai bukti bahwa limbah organik yang selama ini dianggap tak bernilai dapat diolah menjadi produk rumah tangga yang bermanfaat. Setelah resmi diluncurkan pada Mei 2026, ECOSA 18UU mulai diperkenalkan kepada masyarakat di lima kecamatan di Kabupaten Lombok Utara melalui rangkaian Program Gowes Kamtibmas Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah organik sekaligus memperkenalkan produk sabun multifungsi berbahan dasar Eco Enzyme. Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, mengatakan kehadiran ECOSA 18UU bukan sekadar memperkenalkan produk baru, tetapi membangun kesadaran bahwa persoalan lingkungan dapat dimulai dari perubahan kebiasaan di rumah tangga. "Setelah kami luncurkan, sekarang ECOSA 18UU mulai kami perkenalkan secara langsung kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat mengenal bukan hanya produknya, tetapi juga proses dan gagasan lingkungan yang melatarbelakangi lahirnya ECOSA," ujar Heny di Kantor Camat Gangga, Sabtu (11/07/26). ECOSA 18UU merupakan hasil kolaborasi Bhayangkari Cabang Lombok Utara dengan mahasiswi Program Studi Kimia Universitas Mataram dalam mengembangkan Eco Enzyme menjadi sabun aktif multifungsi yang dapat digunakan untuk mencuci piring maupun pakaian. Bahan utama produk tersebut berasal dari Eco Enzyme yang diproduksi secara mandiri melalui pengolahan limbah organik yang sebelumnya hanya berakhir sebagai sampah. Melalui proses tersebut, bahan yang semula tidak memiliki nilai ekonomi mampu diubah menjadi produk yang memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari. "Selama ini ada bahan-bahan di sekitar kita yang langsung dianggap tidak berguna dan akhirnya dibuang. Padahal, jika diolah dengan pengetahuan dan cara yang tepat, bahan tersebut masih memiliki nilai manfaat," katanya. Menurut Heny, gagasan terbesar di balik ECOSA 18UU adalah mengubah pola pikir masyarakat terhadap limbah organik. Kepedulian terhadap lingkungan, kata dia, tidak harus dimulai dari program besar, tetapi dapat diawali dari langkah sederhana seperti memilah dan mengolah sampah organik di rumah. "Kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Bisa dimulai dari rumah, dari apa yang setiap hari ada di sekitar kita," ujarnya. Dalam proses pengembangannya, Bhayangkari menggandeng mahasiswi Program Studi Kimia Universitas Mataram untuk memberikan pendekatan ilmiah terhadap pemanfaatan Eco Enzyme. Berdasarkan hasil pengamatan dan kajian akademis, Bhayangkari Cabang Lombok Utara dinilai sebagai salah satu organisasi yang aktif dan konsisten mengembangkan Eco Enzyme di Nusa Tenggara Barat. Heny menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kekuatan penting agar inovasi yang lahir dari masyarakat memiliki dasar ilmiah sekaligus terus berkembang melalui evaluasi dan penyempurnaan. "Kolaborasi ini penting bagi kami. Apa yang selama ini kami kerjakan mendapatkan masukan dan pendekatan dari sisi akademis sehingga ke depan dapat terus dievaluasi dan dikembangkan," katanya. Pengenalan ECOSA 18UU kepada masyarakat juga menjadi langkah awal memperluas gerakan pengelolaan limbah organik berbasis rumah tangga. Bhayangkari berharap inovasi tersebut mampu menginspirasi kelompok perempuan, ibu rumah tangga, hingga komunitas masyarakat untuk memanfaatkan potensi bahan organik yang selama ini belum tergarap. "Produk tidak cukup hanya dibuat dan disimpan. Ia harus diperkenalkan, digunakan, dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Karena tujuan akhirnya adalah bagaimana inovasi ini bisa memberi nilai bagi kehidupan sehari-hari," ujar Heny. Ke depan, Bhayangkari Cabang Lombok Utara akan terus mengembangkan ECOSA 18UU melalui kolaborasi dengan berbagai pihak serta memperluas edukasi mengenai Eco Enzyme sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. "Kami tidak ingin ECOSA berhenti sebagai sebuah nama atau produk. Kami ingin ada pengetahuan, kepedulian, dan semangat keberlanjutan yang ikut tumbuh bersama produk ini," tu

Lewat ECOSA 18UU, Bhayangkari KLU Ajak Warga Melihat Nilai Baru dari Limbah Organik

Lombok Utara, (POSTLOMBOK.COM) – Inovasi ramah lingkungan tak lagi berhenti di ruang laboratorium. Bhayangkari Cabang …

Dari Bullying hingga Posyandu Rusak, Aspirasi Warga Jenggala Dibawa Mahasiswa ke Meja Bupati

Lombok Utara, Postlombok.com – Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) yang dijalankan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *