Home / Nusantara / Disnakertrans NTB Pastikan Tak Ada PMI Asal NTB di 2025 Ini Yang Terjebak di Perang Timur Terngah

Disnakertrans NTB Pastikan Tak Ada PMI Asal NTB di 2025 Ini Yang Terjebak di Perang Timur Terngah

Mataram NTB (POSTLOMBOK.COM) –  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memastikan, tidak memiliki catatan resmi pekerja-pekerja asal NTB yang berada di negara-negara yang tengah memanas di Timur Tengah.

“Tidak ada PMI (Pekerja Migrant Indonesia) kita yang bekerja di negara-negara itu, yang resmi ya, tidak ada,” kata Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos, M.H di Mataram, Senin , 10 Maret 2025.

Kendati demikian, mantan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB ini mengatakan, tetap memonitor situasi di Timur Tengah. Berdasarkan data BPS, Provinsi NTB dengan jumlah angkatan kerja mencapai 3,1 juta jiwa, merupakan pengirim PMI terbesar keempat di Indonesia. Provinsi NTB saat ini memiliki 538 ribu PMI yang tersebar di 108 negara, dengan penempatan terbesar di 18 negara negara di dunia.

Situasi Arab makin memanas. Konflik tereskalasi karena kekerasan yang terus meningkat antara Israel dan Hizbullah di Lebanon. Setahun terakhir, Israel juga telah melakukan serangan besar-besaran ke Palestina. Ditengah belum berakhirnya perang antara Rusia dan Ukraina.

Terhadap situasi ini, Direktur Perlindungan Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Judha Nugraha menyampaikan, Indonesia sangat mengkhawatirkan perkembangan terbaru yang saat ini terjadi di kawasan Timur Tengah, dan mendesak seluruh pihak untuk dapat menahan diri.

Sebagaimana disampaikan oleh Sekjen PBB, Indonesia sangat khawatir bahwa potensi perang dengan skala yang lebih besar dapat terjadi. Indonesia kembali tekankan pentingnya Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan pertemuan khusus guna membahas perkembangan terkini di Timur Tengah dan mengambil keputusan yang dapat segera menurunkan ketegangan di kawasan.

“Keselamatan WNI juga terus menjadi perhatian utama Pemerintah RI. Terkait hal ini, proses evakuasi WNI dari Lebanon juga sedang berlangsung,” katanya.

Seluruh Kedutaan Besar RI di kawasan juga terus melakukan koordinasi dan terus melakukan komunikasi dengan seluruh WNI di wilayahnya masing-masing.

About Tim Postlombok

Check Also

Semua Terdakwa Dalam Kasus Yang Disebut Kasus “Dana Siluman” Bebas Karena Tak Terbukti

Mataram (POSTLOMBOK.COM) – Tiga orang terdakwa dalam kasus yang disebut kasus “dana siluman” di NTB, …

DPC HUPPAZ Kota Mataram Perkuat Peran Ibu sebagai Madrasah Pertama melalui Pengajian Parenting

MATARAM,(POSTLOMBOK.COM) – Di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial yang semakin memengaruhi pola tumbuh …

Aparat Diduga Sekongkol, Tambang Emas Ilegal Kembali Marak, “Uang Pengaman” Ratusan Juta Diduga Jadi Motivasi Jahat

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM)  – Aparat diduga sekongkol dengan penjahat lingkungan penambangan emas ilegal di Kawasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *