Home / Kejadian / Speaker Kampung dukungan Uni Eropa Latih Perempuan Jadi Jurnalis

Speaker Kampung dukungan Uni Eropa Latih Perempuan Jadi Jurnalis

Peserta pelatihan sedang fokus dengan pembekalan dasar-dasar JurnalistikSembalun, Lombok Timur – (POSTLOMBOK.COM) – Suara tawa dan diskusi para ibu memecah sejuknya udara kaki Gunung Rinjani. Bukan sedang arisan, puluhan perempuan, mahasiswa, mahasiswi dan ibu rumah tangga justru khusyuk belajar menulis berita di tengah alam terbuka Sahabat Rinjani Camp, Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan Pelatihan Jurnalisme Warga Perempuan didukung oleh Uni Eropa, Penabulu Foundation program Co-evelvo skema hibah Lokadana ini memang sengaja menyasar kelompok yang selama ini jarang terdengar suaranya di ruang publik.

Para peserta yang hadir adalah ibu rumah tangga, anggota kelompok perempuan, mahasiswa, siswi, dan kader dari Desa Ketangga, Selaparang dan Suntalangu Kecamatan Suwela.

“Kami ingin ibu-ibu bisa menceritakan sendiri apa yang terjadi di desanya. Soal pertanian, perkebunan, dan soal lingkungan. Karena yang paling tahu kondisi rumah tangga dan lingkungan ya para ibu,” ungkap Hajad Guna Roasmadi Direktur Speaker Kampung pada Kamis 23/4/2026.

Dua hari penuh, para peserta dibekali cara melihat peristiwa dengan kacamata jurnalis, menemukan nilai berita dari obrolan di kampung, dasan dan dusun, hingga menyusun 5W+1H jadi sebuah berita utuh. Ponsel yang biasanya dipakai foto anak, hari itu dipakai untuk praktik foto jurnalistik dan menulis caption.

Lokasi pelatihan di Sahabat Rinjani Camp dipilih agar suasana belajar lebih cair dan membumi. Usai pelatihan ini para peserta pelatihan akan diajak observasi langsung ke area lahan kering di desa masing-masing. Ini cara melatih kepekaan mencari berita dari hal-hal terdekat.

Hajad Guna Roasmadi berharap, para perempuan tidak hanya jadi pembaca berita, tapi juga produsen informasi. Cerita-cerita baik tentang pertanian organik, inovasi pertanian dengan irigasi tetes, hingga isu lingkungan rumah bisa mereka tulis sendiri dan disebarkan lewat media sosial masing-masing dan media warga serta media arus utama.

Dari kaki Rinjani, para ibu ini membuktikan, urusan jurnalis bukan cuma milik kantor berita di kota. Dari dapur dan kebun, ladang hingga sawah, suara perempuan juga bisa sampai ke publik.

About Tim Postlombok

Check Also

Konversi BPR Untuk Inklusi Pembiayaan dan Pengembangan Syariah

Mataram, Selasa 2 Mei 2026 (POSTLOMBOK.COM) – Pentingnya peraturan daerah tentang perubahan status lembaga keuangan …

Jamaah Haji Kloter 1 Tiba Pemprov NTB Apresiasi Petugas Haji dan Harapkan Jamaah Membawa Keberkahan Bagi Daerah

Mataram, 2 Juni 2026 (POSTLOMBOK.COM)  – Sebanyak 393 jamaah haji Kloter 1 asal Kabupaten Lombok …

Di Tengah Disrupsi AI, Pemimpin Harus Hadir Membawa Solusi

Mataram, 2 Juni 2026 (POSTLOMBOK.COM) — Di tengah disrupsi teknologi, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *