Home / Nusantara / Tagana Dinsos NTB Buka Dapur Umum Bagi Korban Banjir di Mataram

Tagana Dinsos NTB Buka Dapur Umum Bagi Korban Banjir di Mataram

Mataram, NTB (POSTLOMBOK.COM)  – Setelah memberikan pelayanan kebutuhan pangan terhadap korban banjir di Mataram, Dapur Umum Tagana yang berlokasi di PPSLU Mandalika resmi ditutup.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB Nunung Triningsih menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang terlibat dalam aksi sosial tersebut.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman Tagana atas dedikasi dan kerja kerasnya. Tanpa kehadiran dan peran kalian, penanganan tanggap darurat ini tidak akan berjalan sebaik ini,” kata Nunung, Rabu 16 Juli 2025.

Menurutnya, Tagana memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat, terutama bagi masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan saat dilanda musibah.

“Kalian adalah garda terdepan yang selalu sigap hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” ucap Nunung.

Penutupan dapur umum ini sejalan dengan kondisi di tengah masyarakat yang semakin membaik. Masyarakat terdampak banjir kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Dapur Umum Tagana di PPSLU Mandalika telah beroperasi sejak awal bencana banjir yang melanda Kota Mataram, dan telah menyalurkan ribuan paket makanan siap saji kepada warga di beberapa titik lokasi pengungsian.

Kegiatan ditutup dengan makan bersama antara Kadis Sosial, relawan Tagana, dan petugas lainnya yang juga ikut terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa solidaritas.

About Tim Postlombok

Check Also

Speaker Kampung Demo Irigasi Tetes

Ketangga.SK_ Yayasan Speaker Kampung Indonesia menggelar kampanye dan demonstrasi irigasi tetes di Kantor Desa Ketangga, Kecamatan …

“Kisruh” Elpiji Melon, Selama Ini Diduga Pangkalan Jual di Atas HET

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Kisruh persolan Elpiji Melon, selama ini ternyata pangkalan diduga menjual di …

DPW LSM Lidik NTB Endus Dugaan Adanya Fee Proyek Lapen Pokir Oknum DPRD Insial MY

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – DPW LSM Lidik NTB endus dugaan adanya fee proyek Lapisan Penetrasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *