Home / Pembangunan / Tuntut Tanggungjawab Restitusi, LASSER NTB “Geruduk” Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov NTB

Tuntut Tanggungjawab Restitusi, LASSER NTB “Geruduk” Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov NTB

Mataram, (POSTLOMBOK.COM) – Tuntut tanggungjawab restitusi, Lembaga Aspirasi dan Seruan Rakyat (LASSER) NTB datangi Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB karena dinilai lelet laksanakan perintah gubernur.

Disebutkan LASSER NTB, Kepala Dinas (Kadis) Pertaninan dan Ketahanan Pangan NTB Lalu Mirza Amir Hamzah B., SP., MM. telah diperintahkan oleh Gubernur NTB DR. Lalu Muhammad Iqbal untuk segera melakukan proses restutusi atau pengembalian dana petani jaguang di NTB yang sudah kedung diambil oleh Forum Bulog NTB dengan dalih PPh.

Perintah gubernur tersebut, disampaikan langsung dalam sebuah hearing yang langsung dipimpin gubernur tanggal 24 Juni 2026 di Ruang Kerja Gubernur NTB.

“Jadi para petani baik Poktan dan Gapoktan   meminta kepastian dan keseriusan restitusi PPh 22 yang sudah kedung dipotong oleh Perum Bulog dari pembayaran hasil jagung mereka oleh Perum Bulog NTB,” kata Ketua LASSER NTB, Kamsiah , Kamis 9 Juli 2026 kepada wartawan.

Dalam hearing sebelumnya lanjut Kamsiah, ditegaskan bahwa mulai 21 Mei 2026 tidak lagi dikenakan PPh 22 atas setiap penjualan jagung yang dilakukan oleh Petani Jagung di seluruh wilayah NTB.

“Gubernur memerintahkan ke Perum Bulog NTB, bila dana dari hasil potongan pembayaran petani jagung itu belum disetorkan ke Negara,  maka diperintahkan langsung dikembalikan ke petani jagung,” tandas Kamsiah.

Bila ditotal dari jumlah Petani Jagung yang telah menjual jagungnya ke Perum Bulog NTB, maka sekitar Rp. 15 Miliar uang milik petani saat ini ada di Bulog.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, tegaskan kalau pihaknya menunggu instruksi gubernur secara tertulis untuk menindaklanjuti perintah gubernur tersebut.

” Instruksi gubernur segera dikirim ke semua dinas pertanian 10 kabupaten/kota se-NTB perihal restitusi pph 22 ini,” kata Kadis.

About Tim Postlombok

Check Also

Khawatir Kuota Diberikan ke Pengusaha Kaya, APKLI Loteng Cuma Dikasi 1 Lapak di Event MotoGP 2026

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Khawatir kuota diberikan ke pengusaha kaya, Asosiasi Pedagang dan Kaki Lima …

Pasca Virall Laporan BBC, Sejumlah Wali Santri Datangi Ponpes ABW di Lombok

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Pasca laporan investagi BBC, sejumlah wali santri , Senin Malam 21 …

Semen Langka, Kadis Perindag Lalu Setiawan: Kelangkaan Terjadi Tak Hanya di Loteng

Lombok Tengah (POSTLOMBOK.COM) – Tanggapi terjadinya kelangkaan Semen di Lombok Tengah (Loteng), Kepala Dinas Perdagangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *